"Puji Tuhan senang bisa selesai tanpa cedera apapun. Mungkin yang diperbaiki dari pertandingan kemarin sebenarnya hanya konsistennya saja," kata Rachel melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.
"Mengurangi kesalahan sendiri, lebih fokus. Hari ini lawan juga banyak melakukan kesalahan sendiri," tambahnya.
Rachel menilai, penampilan yang kurang memuaskan pada laga di babak kedua, tidak lepas dari kurang sabarnya permainan yang ditampilkan mereka. Menurutnya, lawan telah melakukan persiapan yang matang dan mampu mengantisipasi pola permainan mereka, terutama karena kedua pasangan sudah pernah saling berhadapan sebelumnya.
Sementara itu, Febi berpendapat, kunci kemenangan mereka terletak pada kemampuan mengendalikan jalannya pertandingan. Menurutnya, mereka lebih dulu fokus mengatur pola permainan dan menjaga ritme, sebelum memanfaatkan setiap peluang yang muncul untuk melancarkan serangan balik kepada lawan.
Febi Setianingrum mengungkapkan rasa syukurnya setelah kembali melangkah ke semifinal turnamen bulu tangkis level BWF World Tour Super 500 tersebut. Baginya, pencapaian tersebut menjadi langkah penting dalam upaya mempertahankan gelar juara yang diraihnya bersama Rachel pada edisi sebelumnya. Namun, tantangan besar menanti mereka di babak empat besar, Sabtu (13/6), saat mereka bertemu pasangan unggulan teratas asal China, Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian
"Semoga bisa mempertahankan gelar di sini," pungkasnya.


