"Hari ini berjalan cukup oke. Tapi sedikit banyak masih adaptasi dengan kondisi di arena," tutur atlet yang biasa disapa Jojo ini melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.
Lebih lanjut Jojo menyatakan, ia tertinggal pada gim kedua setelah Leong beberapa kali melakukan perubahan strategi. Namun, ia mampu merespons dengan menyesuaikan pola permainan dan menerapkan strategi tandingan hingga akhirnya memastikan kemenangan dua gim langsung.
Pada kesempatan tersebut, Jonatan berharap dapat melangkah sejauh mungkin di China Masters 2026. Pemain yang akrab disapa Jojo itu pun menegaskan fokusnya adalah mengumpulkan poin peringkat sebanyak mungkin demi menjaga peluang lolos ke BWF World Tour Finals 2026 pada pengujung musim.
Terkait statusnya sebagai pemain nomor satu dunia sekaligus unggulan pertama pada turnamen berlevel BWF World Tour Super 750 tersebut, Jonatan menilai tidak ada perbedaan berarti dalam pendekatannya menghadapi pertandingan. "Paling beda bagan saja yang sekarang di atas, tapi lawan-lawan juga, kan, sama saja," pungkasnya.
Di babak 16 besar, Jojo bertemu dengan tunggal putra Hong Kong, Jason Gunawan.


