China Masters 2026 - Tomoka Miyazaki Menolak Menyerah

Tomoka Miyazaki (Djarum Badminton)
Tomoka Miyazaki (Djarum Badminton)
Internasional ‐ Created by EL

Shenzhen | Tomoka Miyazaki mengubah momen perenungan menjadi ketangguhan saat mencatatkan comeback gemilang pada semifinal China Masters 2026, Sabtu (6/9). Pebulu tangkis muda Jepang itu menundukkan unggulan kedua sekaligus andalan tuan rumah, Wang Zhi Yi, dengan skor 21-19, 23-21 untuk melangkah ke final turnamen berlevel BWF World Tour Super 750 tersebut.

Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) melalui laman melaporkan, Miyazaki sempat berada di ambang kehilangan gim pertama ketika Wang unggul 19-15. Namun, ia mampu bangkit dengan mencetak enam poin beruntun, membalikkan keadaan menjadi 21-19, sekaligus mengambil alih momentum pertandingan.

Pertarungan sengit kembali tersaji pada gim berikutnya. Miyazaki harus menghadapi situasi kritis ketika tertinggal dan berada di bawah tekanan pada poin-poin akhir, termasuk saat Wang memperoleh kesempatan untuk mengakhiri pertandingan.

Miyazaki kembali menggagalkan match point saat kedudukan 20-19, kemudian kembali menyelamatkan diri ketika menghadapi peluang Wang pada skor 21-20. Setelah melewati fase menegangkan tersebut, Miyazaki akhirnya memastikan salah satu kemenangan terbesar dalam kariernya dan mengamankan tiket ke partai puncak. "Rasanya sungguh penuh suka cita dan kebahagiaan," ujarnya.

Kemenangan tersebut menjadi yang pertama bagi Miyazaki atas Wang sekaligus mengantarkannya ke salah satu pencapaian terbesar dalam kariernya. Ia pun memastikan tempat di final terbesar kedua sepanjang kiprahnya, setelah menjadi runner-up di bawah Wang pada turnamen Super 1000 China Open 2024.

Miyazaki menilai, pengalaman mengecewakan di BWF World Championships 2026 di New Delhi, India, bulan lalu, turut membentuk tekadnya untuk tidak menyerah hingga akhir pertandingan. Kekalahan di babak 16 besar dari wakil Kanada, Michelle Li, menjadi pelajaran berharga yang mendorongnya untuk tampil lebih gigih dan terus berjuang hingga poin terakhir. "Setelah turnamen di India, saya meluangkan waktu untuk merenungkan kekurangan saya dan bagaimana saya bisa berkembang," ujarnya. 

"Hari ini, kunci kemenangan saya adalah tekad yang tak tergoyahkan, yang lahir dari perenungan mengenai kekuatan dan kelemahan saya,' Miyazaki, menyatakan.

Sementara itu, Wang mengakui Miyazaki tampil lebih unggul dalam pertandingan tersebut. Menurutnya, pemain Jepang itu memiliki kecepatan lebih baik serta mampu mengendalikan tempo permainan dengan efektif.

Tantangan yang lebih besar kini menanti Miyazaki di partai puncak, saat pemain peringkat kesembilan dunia tersebut akan menghadapi An Se Young, lawan yang belum pernah ia kalahkan dalam tujuh pertemuan sebelumnya. Pebulu tangkis peringkat satu dunia asal Korea Selatan itu melangkah ke final usai mengalahkan rekan senegara Miyazaki, Akane Yamaguchi, dengan skor 21-13, 21-15.