JRJIGP 2026 - Awal Baik Fardhan Rainanda Joe

Fardhan Rainanda Joe (Dok. PB Jaya Raya)
Fardhan Rainanda Joe (Dok. PB Jaya Raya)
Internasional ‐ Created by EL

Tangerang Selatan | Persaingan di sektor tunggal putra U-19 Jaya Raya Junior International Grand Prix (JRJIGP) 2026 semakin menarik dengan hadirnya finalis Badminton Asia Junior Championships (BAJC) 2026, Fardhan Rainanda Joe. Unggulan pertama asal Exist Badminton Club itu mengawali langkahnya pada turnamen ini dengan kemenangan atas wakil Amerika Serikat, Jaden Ke Hong Chen, 21-12, 25-23.

Dalam pertandingan di GOR PB Jaya Raya, Bintaro, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (9/6), Joe sempat ketinggalan di gim kedua, tetapi ia mampu mengejar dan melewati pertandingan tanpa mengalami cedera. "Alhamdulilah bisa menang dan tidak cedera. Di gim awal, lawan tidak bisa memberikan perlawanan karena terus ditekan. Gim kedua sepertinya bangkit dan serangan lawan sangat bagus. Saya sendiri sempat tidak fokus dan agak kesulitan juga," kata Joe melalui siaran pers PB Jaya Raya.

Usai kembali dari mengikuti BAJC 2026 di Jepang, Fardhan mengaku masih membutuhkan waktu untuk mengembalikan kondisi terbaiknya. "Saya baru kembali dari Jepang, jadi perlu rekondisi fisik lebih maksimal. Harus lebih percaya diri lagi," katanya.

Wakil Jaya Raya lainnya yang juga tampil di BAJC 2026, Maharishiel Timotius Gain, turut mengamankan kemenangan meyakinkan. Ia menundukkan pebulu tangkis Taiwan, Zhou Ju En, dengan skor 21-10, 21-6. Meski menang telak, Maharishiel merasa masih harus beradaptasi setelah kembali dari turnamen di Jepang. "Tadi saya masih belum konsisten dalam bermain. Perlu adaptasi sepulang dari Jepang. Fisik dan performa perlu ditingkatkan lagi," ujarnya.

Ia bertekad memanfaatkan waktu jeda pertandingan untuk memulihkan kondisi sekaligus meningkatkan kepercayaan diri. "Saya mau maksimalkan persiapan fisik, strategi bermain yang tepat. Semoga pengalaman bertanding di Jepang bisa meningkatkan percaya diri saya," imbuhnya.

Maharishiel sempat tampil pada BAJC 2026 di Jepang, meski langkahnya terhenti pada babak 32 besar. Kini, ia tersebut berharap pengalaman bertanding di ajang kontinental itu menjadi bekal untuk melangkah lebih jauh pada JRJIGP 2026.