Leo/Daniel Berambisi Kembali ke 10 Besar

Leo Rolly Carnando & Daniel Marthin (Humas PP PBSI)
Leo Rolly Carnando & Daniel Marthin (Humas PP PBSI)
Internasional ‐ Created by EL

Jakarta | Ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, tengah mematangkan persiapan menuju China Masters 2026 yang berlangsung pada 1–6 September. Gelar juara Taipei Open 2026, turnamen level BWF World Tour Super 300 yang mereka raih pada awal Agustus lalu, menjadi tambahan motivasi bagi Leo/Daniel untuk kembali memburu hasil terbaik di China.

"Evaluasi setelah hasil juara itu turut membantu persiapan kita. Terus terang, kami inginnya konsisten dan bisa melebih prestasi kami yang sekarang," kata Daniel kepad wartawan di pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, Rabu (12/8) pagi.

Oleh karenanya, Daniel menilai persiapan yang matang sangat diperlukan dalam beberapa pekan terakhir sebelum mereka bertolak ke Guangdong, China, untuk tampil pada turnamen level BWF World Tour Super 750 tersebut. Leo/Daniel ingin memanfaatkan waktu persiapan untuk memperkuat kembali berbagai aspek permainan yang masih perlu dibenahi.

Sebelumnya, Leo/Daniel tersingkir pada babak awal di dua turnamen sebelum bangkit dengan menjuarai Taipei Open 2026. Menurut Daniel, rangkaian hasil tersebut menjadi pelajaran sekaligus motivasi bagi mereka untuk kembali membangun kekompakan dan mengejar ketertinggalan dalam persaingan di jajaran elite ganda putra dunia.

Rangkaian hasil kurang memuaskan pada Polytron Indonesia Open 2026 dan Macau Open 2026 menjadi pelajaran penting bagi Leo/Daniel untuk melakukan evaluasi dan memperbaiki permainan mereka. "Kami belajar untuk dapat komunikasi lebih baik dan lebih banyak ngobrol, bagaimana cara bermain dengan lawan-lawan yang memiliki karakter permainan yang berbeda-beda," jelasnya.

Di sisi lain, keberhasilan pasangan-pasangan lain di sektor ganda putra turut memacu motivasi Leo/Daniel untuk kembali bersaing di jajaran elite dunia. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, misalnya, baru saja meraih dua gelar bergengsi secara beruntun, sementara pasangan muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin juga terus menunjukkan perkembangan positif.

Menghadapi China Masters 2026, Daniel secara pribadi menargetkan untuk terlebih dahulu menembus babak semifinal. Namun, jika peluang untuk melangkah lebih jauh hingga partai puncak dan merebut gelar juara terbuka, ia dan Leo akan berupaya memanfaatkannya semaksimal mungkin. "Kami juga termotivasi untuk sama-sama bisa jadi juara untuk kebanggaan ganda putra Indonesia," katanya.

"Yang pasti, saya penginnya bisa kembali ke top 10, supaya bisa meningkatkan kepercayaan diri, bisa main di level-level atas," demikian Daniel.