Pencapaian tersebut diraih setelah Rehan/Gloria mengalahkan pasangan Thailand yang menempati peringkat ke-55 dunia, Supak Jomkoh/Ornnicha Jongsathapornparn, yang berada 40 tingkat di atas mereka dalam daftar peringkat dunia. Bertanding di Taipei Arena, Taipei, Taiwan, Rehan/Gloria menang rubber game 17-21, 21-16, 21-10.
Federasi Bulu Tangkis pada Jumat (31/7) melalui lamannya menyebutkan, pencapaian tersebut menjadi momen penting bagi Rehan yang sempat menepi dari lapangan akibat robekan anterior cruciate ligament (ACL) dan meniskus pada lutut kiri yang dialaminya, saat tampil di Macau Open 2025. Setelah menjalani proses pemulihan selama sekitar sembilan bulan, ia baru kembali bertanding pada Singapore Badminton Open 2026 pada Mei lalu.
Sejak kembali berkompetisi, Rehan/Gloria perlahan menemukan kembali ritme permainan mereka. Penampilan di Taipei Open 2026 pun menjadi pencapaian terbaik pasangan non-pelatnas tersebut sejauh musim ini. Dalam perjalanan menuju semifinal, mereka lebih dulu menciptakan kejutan dengan menumbangkan unggulan keenam asal Jepang, Akira Koga/Natsu Saito, melalui dua gim langsung, kemudian meraih kemenangan tiga gim pertama mereka saat melawan Jomkoh/Jongsathapornparn dalam laga berdurasi 47 menit.
"Kami bersyukur atas hasil ini. Akhirnya kami berhasil melaju ke semifinal setelah penantian panjang, dan performa Rehan terus membaik," ujar Gloria.
"Masa pemulihannya merupakan periode yang sulit, tetapi kini segalanya mulai berjalan dengan baik. Kami telah berupaya keras untuk melewati rintangan perempat final ini, dan setelah berhasil melakukannya, kami ingin melanjutkan momentum ini serta terus berkembang demi mencapai level yang lebih tinggi," jelasnya.
Sementara itu, Rehan mengaku puas dengan mereka menjalankan strategi yang telah disiapkan sepanjang pertandingan. Menurutnya, mereka menghadapi lawan yang tidak mudah sehingga berupaya meminimalkan kesalahan sendiri agar tidak memberikan poin-poin cuma-cuma kepada pasangan "Negeri Gajah Putih" tersebut. "Kami tetap berpegang pada rencana permainan dan menjaga fokus sepanjang pertandingan, sehingga kami puas dengan penampilan kami. Kondisi lapangan juga cukup menantang, tetapi kami berhasil mengatasinya dengan baik," kata Rehan.
Rehan pun yakin, masih ada potensi peningkatan lebih lanjut. "Menurut saya, kondisi saya sudah mencapai 95 persen. Sisa lima persennya tinggal masalah kepercayaan diri saja. Semakin sering saya bermain bersama Gloria dan semakin banyak kemenangan yang kami raih, performa kami akan semakin baik," tegasnya.
Pada semifinal, Sabtu (1/8), pasangan peringkat ke-95 dunia itu akan menghadapi unggulan kedelapan asal Jepang, Yuta Watanabe/Maya Taguchi. Wakil "Negeri Sakura" itu melangkah ke babak empat besar setelah menyingkirkan unggulan pertama tuan rumah, Ye Hong Wei/Nicole Gonzales Chan, melalui kemenangan dua gim 21-18, 21-7.



